GOOGLE DOODLES
GOOGLE DOODLES (MAY 2016)
MAY 25
25 Mei 2016 Google Doodle Merayakan
The
91th Anniversary Of Rosario Castellano's Birthday
Rosario
Castellanos Jadi Tema Google Doodle Hari Ini, Siapakah Dia? Halaman
utama Google pada Rabu, 25 Mei 2016 dihiasi dengan doodle untuk
memperingati hari ulang tahun ke-91 dari penyair asal Meksiko, Rosario
Castellanos.
Google membuat ilustrasi Rosario Castellanos yang
sedang memegang buku sambil memandang bulan. Bagian bulan tersebut dan kepala
wanita ini dijadikan unsur untuk membentuk tulisan "Google".
Namun, siapa sebenarnya Rosario Castellanos yang dijadikan Google Doodle
hari Rabu, 25 Mei 2016?
Rosario Castellanos lahir pada 25 Mei 1925 di Mexico City, Meksiko. Dirinya
diberi nama lengkap Rosario Castellanos Figueroa.
Setelah melahirkan Rosario dan saudaranya, sang ibu
ditemui oleh seorang peramal. Sang peramal mengatakan bahwa salah satu buah
hatinya akan meninggal di usia muda. Ibunya langsung berkata semoga bukan anak
lelakinya. Sejak saat itu, Rosario tumbuh tanpa perhatian dan jadi introvert.
Satu tahun setelah kelahirannya, keluarganya
kembali ke desa Chiapas, dekat Guatemala, di mana mereka awalnya berasal.
Pada usia 16 tahun, keluarganya pindah kembali ke
Mexico City, setelah meninggalkan peternakan dan tanah di mana mereka tinggal
dan disita dalam program reformasi tanah pemerintah dari tahun 1930-an.
Tetapi, Rosario harus menerima kenyataan bahwa
orangtuanya meninggal satu tahun kemudian. Sejak saat itu, Rosario memulai
hidupnya sendiri. Tak lama setelah itu, dirinya berhasil mengenyam pendidikan
di Universitas Otonom Nasional Meksiko, sebuah perguruan tinggi negeri. Mulai
dari situ pula, dia menemukan hobi baru, membaca dan menulis.
Rosario Castellanos mulai menulis puisi pada tahun
1940. Awalnya, ia berusaha menyenangkan orangtuanya dengan belajar hukum,
tetapi malah meninggalkan ilmu tersebut.
Pada tahun 1950, Rosario Castellanos mendapat gelar Master di bidang filosofi
dari Universidad Nacional de Mexico. Tesisnya yang berjudul Sobre Cultura
Femenina menjadi salah satu pemacu gerakan wanita di Meksiko kala itu.
Pada tahun 1952, Rosario
Castellanos bekerja dengan Instituto Indigenista.
Sepanjang karirnya,
Rosario Castellanos menulis beberapa seri puisi, novel, cerita pendek, dan juga
essay. Kebanyakan karyanya mengeksplorasi kehidupan sebagai wanita dan menjadi
seorang Meksiko.
Salah satu karyanya yang paling
terkenal adalah Ciudad Real, yang berisikan potret kehidupan warga Chamula,
Meksiko. Untuk menulis karyanya yang satu ini, Rosario Castellanos mewawancarai
doktor dan antropolog yang berjuang menyelesaikan masalah di tempat itu.
Beberapa karya Rosario Castellanos yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
adalah Trayectoria del polvo, 1948, Looking at the Mona Lisa,
Ciudad Real, Balun Canan dan
A Rosario Castellanos Reader,
published by University of Texas Press: Austin, 1988.
Pada 7 Agustus 1974, Rosario Castellanos meninggal di Tel Aviv, Israel karena
kecelakaan yang terkait dengan listrik.
0 komentar:
Posting Komentar