Sabtu, 04 Juni 2016

Google Doodles (May 25, 2016)



GOOGLE DOODLES

GOOGLE DOODLES (MAY 2016)

MAY 25

25 Mei 2016 Google Doodle Merayakan
The 91th Anniversary Of Rosario Castellano's Birthday
 


Rosario Castellanos Jadi Tema Google Doodle Hari Ini, Siapakah Dia? Halaman utama Google pada Rabu, 25 Mei 2016 dihiasi dengan doodle untuk memperingati hari ulang tahun ke-91 dari penyair asal Meksiko, Rosario Castellanos.

Google membuat ilustrasi Rosario Castellanos yang sedang memegang buku sambil memandang bulan. Bagian bulan tersebut dan kepala wanita ini dijadikan unsur untuk membentuk tulisan "Google".





Namun, siapa sebenarnya Rosario Castellanos yang dijadikan Google Doodle hari Rabu, 25 Mei 2016?




Rosario Castellanos lahir pada 25 Mei 1925 di Mexico City, Meksiko. Dirinya diberi nama lengkap Rosario Castellanos Figueroa.

Setelah melahirkan Rosario dan saudaranya, sang ibu ditemui oleh seorang peramal. Sang peramal mengatakan bahwa salah satu buah hatinya akan meninggal di usia muda. Ibunya langsung berkata semoga bukan anak lelakinya. Sejak saat itu, Rosario tumbuh tanpa perhatian dan jadi introvert.

Satu tahun setelah kelahirannya, keluarganya kembali ke desa Chiapas, dekat Guatemala, di mana mereka awalnya berasal. 

Pada usia 16 tahun, keluarganya pindah kembali ke Mexico City, setelah meninggalkan peternakan dan tanah di mana mereka tinggal dan disita dalam program reformasi tanah pemerintah dari tahun 1930-an. 

Tetapi, Rosario harus menerima kenyataan bahwa orangtuanya meninggal satu tahun kemudian. Sejak saat itu, Rosario memulai hidupnya sendiri. Tak lama setelah itu, dirinya berhasil mengenyam pendidikan di Universitas Otonom Nasional Meksiko, sebuah perguruan tinggi negeri. Mulai dari situ pula, dia menemukan hobi baru, membaca dan menulis.

Rosario Castellanos mulai menulis puisi pada tahun 1940. Awalnya, ia berusaha menyenangkan orangtuanya dengan belajar hukum, tetapi malah meninggalkan ilmu tersebut.





Pada tahun 1950, Rosario Castellanos mendapat gelar Master di bidang filosofi dari Universidad Nacional de Mexico. Tesisnya yang berjudul Sobre Cultura Femenina menjadi salah satu pemacu gerakan wanita di Meksiko kala itu.

 
Pada tahun 1952, Rosario Castellanos bekerja dengan Instituto Indigenista.

Sepanjang karirnya, Rosario Castellanos menulis beberapa seri puisi, novel, cerita pendek, dan juga essay. Kebanyakan karyanya mengeksplorasi kehidupan sebagai wanita dan menjadi seorang Meksiko.

Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah Ciudad Real, yang berisikan potret kehidupan warga Chamula, Meksiko. Untuk menulis karyanya yang satu ini, Rosario Castellanos mewawancarai doktor dan antropolog yang berjuang menyelesaikan masalah di tempat itu. 





Beberapa karya Rosario Castellanos yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah Trayectoria del polvo, 1948, Looking at the Mona Lisa, Ciudad Real, Balun Canan dan  A Rosario Castellanos Reader, published by University of Texas Press: Austin, 1988. 





Pada 7 Agustus 1974, Rosario Castellanos meninggal di Tel Aviv, Israel karena kecelakaan yang terkait dengan listrik.


 


 

0 komentar:

Posting Komentar